Pemprov Papua Barat Daya Bangun 2 Pasar di Kota Sorong, Berdayakan Pedagang OAP

KOTA SORONG, Lingkar.news Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) membangun dua unit pasar di Kota Sorong untuk mengakomodasi dan memberdayakan pedagang orang asli Papua (OAP).

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menjelaskan dua unit pasar itu diperuntukkan khusus bagi pedagang OAP karena pembangunannya bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Karena dari dana Otsus maka penerima manfaat adalah OAP,” ujar Elisa Kambu usai meresmikan pasar OAP di Jalan Menur, Klademak 3, Kota Sorong, Selasa (24/2/2026).

Lokasi Strategis untuk Pertumbuhan Ekonomi

Satu pasar dibangun di Jalan Menur, Klademak 3, yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi Kota Sorong dekat Ramayana Mall, sementara pasar kedua dibangun di Jalan Arteri, Kelurahan Malanu.

Pasar Jalan Menur memiliki kapasitas untuk 15–20 pedagang dan menampung hingga 30 orang secara maksimal.

Menurut Elisa, kehadiran pasar yang lokasinya representatif itu diharapkan dapat menambah semangat para pedagang, khususnya mama-mama Papua yang selama ini berjualan di sepanjang jalan protokol.

“Pasar ini sudah cukup baik dan representatif sehingga pembeli bisa langsung datang ke lokasi yang telah disediakan,” katanya.

Fasilitas Penunjang dan Penataan Pedagang

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat Daya Sellvyana Sangkek menyebutkan fasilitas pasar sudah lengkap, termasuk listrik dan toilet, dan akan terus dilengkapi secara bertahap untuk mendukung aktivitas perdagangan.

“Masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar ini. Ke depan, pedagang diarahkan berjualan di pasar, bukan di depan pertokoan atau pusat perbelanjaan,” kata Sellvyana.

Strategi Peningkatan Aktivitas Ekonomi

Pemerintah provinsi berencana meningkatkan kunjungan dengan menjadwalkan pejabat datang setiap akhir pekan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.

Terkait retribusi, aset pasar akan diserahkan ke Pemerintah Kota Sorong, dan penetapan retribusi akan menjadi kewenangan pemerintah kota sesuai klasifikasi pasar.

Ke depan, Pemprov Papua Barat Daya akan membangun pasar serupa di sejumlah kabupaten, termasuk wilayah perbatasan, menyesuaikan potensi dan jangkauan konsumen agar pasar berfungsi optimal dan mendukung pemberdayaan pedagang OAP.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki