SENTANI, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan membangun dermaga penghubung di Distrik Depapre.
Pembangunan dermaga di Depapre tersebut untuk menghidupkan ekonomi masyarakat lokal sekaligus membuka akses bagi sektor pariwisata. Dengan begitu dapat memberi efek ganda untuk masyarakat.
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan selama ini warga kerap kesulitan saat air laut surut karena harus berjalan jauh ke arah laut untuk naik perahu maupun melakukan aktivitas ekonomi.
“Kalau air meti, masyarakat harus jalan jauh ke laut. Dermaga ini dibangun untuk memudahkan mereka, agar transportasi laut lebih efektif dan kegiatan ekonomi bisa berjalan lancar,” katanya di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Jumat, 22 Agustus 2025.
Keberadaan dermaga Depapre tidak hanya mendukung akses transportasi, tetapi juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi pengembangan pariwisata bahari di wilayah pesisir Kabupaten Jayapura.
“Pembangunan dermaga akan berdampak langsung terhadap sektor pariwisata, dengan fasilitas ini wisatawan lebih mudah datang, dan masyarakat dapat menjual hasil laut maupun kerajinan lokal,” terangnya
Pembangunan dermaga Depapre rencananya dilakukan pada 2026 itu merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Pemerintah ingin memastikan infrastruktur yang dibangun nantinya benar-benar menjawab kebutuhan warga di wilayah ini,” terangnya.
Dermaga Depapre juga akan mendukung konektivitas antar wilayah di teluk Tanah Merah yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya. Dengan konektivitas yang baik, distribusi barang maupun mobilitas orang dapat lebih cepat dan murah.
“Harapan kami, dermaga ini menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, tempat nelayan, pelaku UMKM dan masyarakat sekitar mendapat manfaat nyata,” ucapnya.
Menurut Yunus, persiapan pembangunan dermaga sejauh ini telah dilakukan dengan melakukan pemantauan lokasi pembangunan, berdiskusi dan meminta dukungan tokoh adat setempat.
Dia juga berharap para tokoh adat atau ondoafi atau kepala suku merestui pembangunan dermaga Depapre.
Jurnalis: Anta
Editor: Ulfa Puspa
