Papua Tengah Gelontorkan Rp90 Miliar untuk Sekolah SMA/SMK Gratis

JAYAPURA, Lingkar.news – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelontorkan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk menjalankan program pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK.

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengatakan bahwa kebijakan pendidikan gratis merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak di Papua Tengah mendapatkan layanan pendidikan yang layak, merata, dan tanpa biaya.

Program tersebut mencakup pembebasan biaya sekolah bagi seluruh siswa SMA/SMK, dukungan pendanaan bagi pengelola asrama berbasis keagamaan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), serta pengadaan papan tulis interaktif (smartboard) untuk setiap sekolah.

“Kami sangat konsisten memastikan seluruh anak di Papua Tengah memperoleh pendidikan layak, merata, dan sepenuhnya gratis,” kata Nawipa dalam keterangannya di Jayapura, Kamis, 4 Desember 2025.

Ia juga meminta dinas pendidikan di setiap kabupaten memastikan seluruh dana tersalurkan dengan tepat dan sesuai aturan.

Menurutnya, saat ini tercatat 26.217 siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta telah menikmati program pendidikan gratis tersebut.

Selain itu, Pemprov Papua Tengah juga mengalokasikan Rp43,5 miliar untuk membiayai kebutuhan operasional pendidikan di seluruh wilayah Papua Tengah.

Sebagai bentuk transparansi, Nawipa mengatakan pihaknya telah meluncurkan Aplikasi Data Siswa OAP, sistem basis data dari jenjang SD hingga SMA/SMK yang memuat jumlah siswa, biaya per siswa, kebutuhan sekolah, serta validitas data penerima manfaat.

Nawipa menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemprov Papua Tengah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid