WAMENA, Lingkar.news – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjadwalkan audiensi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan untuk membahas rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe B.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Papua Pegunungan, Titus Kogoya, membenarkan agenda pertemuan antara Kemenkes RI dan Pemprov Papua Pegunungan terkait pembangunan RSUD Papua Pegunungan tipe B pada Rabu (11/2/2026) pekan depan.
“Iya benar, pihak Kemenkes telah menghubungi kami untuk melakukan pertemuan membahas rencana pembangunan RSUD Papua Pegunungan tipe B. Pertemuan akan berlangsung di Jakarta pada 11 Februari 2026,” ujar Titus di Wamena, Selasa (3/2/2026).
Menkes dan Gubernur Hadir Langsung
Titus menjelaskan, audiensi itu akan dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo. Selain itu, turut hadir jajaran Dinas Kesehatan serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Pegunungan.
“Kami dari dinas kesehatan juga telah menyiapkan seluruh dokumen pendukung yang dibutuhkan, termasuk masterplan atau rencana induk pembangunan RSUD Papua Pegunungan,” ujarnya.
Masterplan RSUD Tipe B Telah Rampung
Menurut Titus, masterplan pembangunan RSUD Papua Pegunungan tipe B yang berlokasi di Gunung Susu, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, telah rampung disusun dan siap dipresentasikan kepada Kemenkes RI.
“Masterplan tersebut akan kami bawa dan paparkan dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan. Kami berharap audiensi ini berjalan lancar sehingga pembangunan rumah sakit milik Pemprov Papua Pegunungan bisa segera direalisasikan tahun ini,” katanya.
RSUD Tipe B Terintegrasi dengan Labkesda
Selain pembangunan rumah sakit, Pemprov Papua Pegunungan juga merencanakan pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Papua Pegunungan.
“Rumah sakit dan Labkesda tidak bisa dipisahkan. Kami juga telah menyelesaikan pembayaran lahan yang akan digunakan untuk pembangunan RSUD dan Labkesda di kawasan Gunung Susu Wamena,” jelas Titus.
Ia menambahkan, RSUD tipe B dan Labkesda tersebut akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 4 hingga 5 hektare.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
