BIAK, Lingkar.news – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menggencarkan literasi dan numerasi bagi siswa sekolah pada tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Disdikbud Biak Numfor Kamarudin mengatakan program literasi-numerasi bekerjasama dengan UNICEF dan sejumlah lembaga nonpemerintah.
“Program literasi dan numerasi sudah dimulai sejak 2016 dengan melibatkan UNICEF, Yayasan Rumsram, Wahana Visi Indonesia (WVI), dan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya,” kata Kamarudin, di Biak, Rabu, 24 September 2025.
Selain itu, Disdikbud Biak juga melakukan literasi dan numerasi dengan mengikutkan sekolah asesmen nasional berbasis komputer (ANBK).
“Tujuan asesmen nasional berbasis komputer itu untuk mengetahui hasil literasi dan numerasi siswa,” ujarnya.
Untuk numerasi, lanjut dia, Disdikbud menggunakan metode gampang asik menyenangkan (gasing) bekerja sama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya.
Menurutnya, program literasi-numerasi yang disiapkan Disdikbud pada 2025 di satuan pendidikan telah mencapai 40-70 persen.
Untuk tahun 2025, lanjut dia, pelaksanaan literasi-numerasi diikutkan program ANBK semua sekolah menengah pertama (SMP).
“Semoga hasilnya bagus dan meningkatkan literasi dan numerasi siswa sekolah,” jelasnya.
Pada tahun 2024 hasil penilaian Kementerian Dalam Negeri terhadap capaian standar pelayanan minimal Dinas Pendidikan naik menjadi 69,76 dibanding capaian 2023 yang hanya 67,45.
“Atau dengan capaian saat ini dengan status tuntas muda yang berarti meningkat, pelayanan lebih baik,” katanya.
Ia berharap pada 2025 capaian kinerja pelayanan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan lebih baik.
Jurnalis: Anta
Editor: Ulfa Puspa
