Satgas TNI Habema Evakuasi 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Mimika

JAKARTA, Lingkar.news Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi 18 pekerja PT Freeport Indonesia dari ancaman gangguan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (10/1/2026).

Operasi penyelamatan ini berlangsung selama dua hari dan dilakukan di medan pegunungan ekstrem pada ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Operasi Senyap TNI di Medan Pegunungan

Panglima Koops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengatakan Satgas TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan bagian dari objek vital nasional tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Pergerakan pasukan dilakukan secara senyap menembus medan pegunungan ekstrem di ketinggian lebih dari 2.500 mdpl, tanpa ada korban jiwa,” ujar Lucky dalam rilis video yang diterima di Jayapura, Rabu (14/1/2026).

18 Karyawan Freeport Terjebak Selama 3 Hari

Sebelumnya, Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menyebutkan bahwa 18 karyawan PT Freeport Indonesia terjebak selama tiga hari di Pos Tower 270.

“Operasi penyelamatan diawali dengan penyusunan rencana, kemudian pasukan bergerak menuju lokasi pada malam hari secara senyap,” kata Agung dalam siaran pers, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, personel TNI harus bergerak sangat hati-hati mengingat kondisi medan yang terjal dan cuaca ekstrem, sekaligus berpacu dengan waktu agar misi berjalan sesuai rencana.

Bantuan Medis Dikirim Menggunakan Drone

Dalam proses penyelamatan, Satgas TNI juga sempat mengirimkan bantuan logistik berupa obat-obatan kepada para pekerja yang terjebak menggunakan drone.

“Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan objek vital nasional, sekaligus mengevakuasi seluruh pekerja dengan aman dan terkendali,” jelas Agung.

TNI Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Papua

Para pegawai pun langsung dievakuasi dari lokasi ke lokasi yang lebih aman. Dengan keberhasilan operasi tersebut, Agung memastikan komitmen TNI dalam menjaga perdamaian dan keamanan warga di Papua akan makin kuat.

“Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas pokok TNI dalam melindungi segenap bangsa dari segala ancaman,” jelasnya.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki