Mudik Natal Bersubsidi, Pemprov Papua Minta Bantuan Kemenhub

JAYAPURA, Lingkar.news Pemerintah Provinsi Papua menyatakan butuh dukungan pelaksanaan Program Mudik Bersubsidi dan Berasuransi (Bebas) bagi masyarakat Papua pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengharapkan dukungan Kementerian Perhubungan untuk merealisasikan program mudik natal bersubsidi dan berasuransi.

“Kebijakan subsidi transportasi kami menilai sangat penting untuk membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah dan merata,” kata Gubernur Fakhiri dalam keterangan yang diterima di Jayapura, Kamis, 13 November 2025.

Menurut Fakhiri, Program Bebas tersebut mencakup subsidi transportasi laut dan darat pada sejumlah rute utama, seperti Biak – Supiori, Jayapura – Sarmi, hingga Waropen dan Mamberamo.

“Di mana pada rute-rute tersebut dilengkapi dengan perlindungan asuransi perjalanan bagi penumpang,” sambungnya.

Menurutnya, kebijakan itu melihat kondisi geografis Papua yang menantang dan berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat. Oleh karena itu pelayanan publik sangat diperlukan pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kami berharap dengan Program Mudik Bersubsidi dan Berasuransi ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat rasa keadilan dan keterkaitan sosial,” ucapnya.

Selain itu adanya keterbatasan kapasitas fiskal dalam APBD Papua 2025 maka pihaknya berharap adanya dukungan guna merealisasikan program konektivitas tersebut.

“Dengan dukungan Kemenhub, Papua akan semakin terhubung dan percepatan pembangunan dapat tercapai,” sambungnya.

Sebelumnya Gubernur Papua Mathius Fakhiri telah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan dan diterima oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana di Jakarta, Rabu, 12 November 2025.

Jurnalis: Anta
Editor: Ulfa Puspa