JAYAPURA, Lingkar.news – Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Agus Fatoni mengimbau masyarakat di sembilan kabupaten/kota untuk bersabar menunggu hasil resmi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang saat ini masih dalam proses rekapitulasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Berdasarkan penilaian KPU RI pelaksanaan PSU kali ini merupakan salah satu yang paling kondusif sepanjang sejarah pilkada di Papua,” ujarnya di Jayapura pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Fatoni menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sosial, khususnya oleh para pendukung kedua pasangan calon, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Ini harus terus menjaga ketertiban dan keamanan sehingga jangan pernah terprovokasi dengan adanya isu-isu yang tidak benar kepastiannya,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tidak melakukan klaim sepihak mengenai hasil PSU, sebelum adanya pengumuman resmi dari KPU.
“Saya menekankan bahwa seluruh proses dan hasil pemilihan harus dihormati dan dijalani sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima hasil pemilihan dengan legawa, apa pun keputusan akhirnya.
“Siapa pun yang nanti terpilih adalah ketentuan tuhan, dan semua harus bisa menerima siapa pun yang terpilih sehingga iklim yang kondusif di Papua tetap terjaga,” ujarnya menutup.
Sebagai informasi, PSU Pilgub Papua diikuti dua pasangan calon yaitu Benhur Tommy Mano–Constant Karma sebagai pasangan nomor urut satu, serta Marius Fakhiri–Aryoko Rumaropen di nomor urut dua. Hingga saat ini, tahapan penghitungan suara masih berlangsung dan hasil akhir akan diumumkan oleh KPU dalam waktu dekat.
Jurnalis: Ant/Ceppy Febrinika Bachtiar
Editor: Rosyid
