WAMENA, Lingkar.news – Sejumlah sekolah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mulai menerima bantuan Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard guna mendukung pembelajaran siswa.
Smaartboard merupakan layar datar interaktif yang menggabungkan fungsi monitor, komputer, dan papan tulis digital dalam satu perangkat.
Kepala Bidang (Kabid) SMA/SMK Disdik Kabupaten Jayawijaya, Otto Wibowo, membenarkan peralatan samrboard telah dikirim ke Kabupaten Jayawijaya.
“Peralatan IFP telah berada di sini kurang lebih dua hingga tiga hari lalu, dimana barang itu dikirim langsung dari Kemendikdasmen RI untuk digunakan kepada lima SMA,” katanya di Wamena, Kamis, 23 Oktober 2025.
Otto mengungkapkan pengiriman peralatan smartboard masih terbilang terbatas, tidak sesuai dengan jumlah SMA dan SMK di Kabupaten Jayawijaya.
“Peralatannya yang baru dikirim hanya untuk lima SMA, sedangkan jumlah SMA di Kabupaten Jayawijaya 18 dan SMK 12. Kemungkinan peralatan ini sebagai sampel percontohan untuk penerapan IFP di seluruh Indonesia,” terangnya.
Menurut Otto, IFP ini terbilang program baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)sehingga pihaknya akan mengagendakan untuk melakukan sosialisasi.
“Dengan adanya peralatan IFP yang telah ada, maka kami akan menjadwalkan segera melakukan sosialisasi di seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Jayawijaya,” ucapnya.
Program IFP, menurut Otto, akan lebih mempermudah guru dalam menerangkan mata pelajaran kepada siswa-siswi langsung dalam bentuk visual atau nyata.
“Contohnya di Papua Pegunungan tidak ada kereta api, tetapi ketika guru menjelaskan kereta api di kelas, maka siswa-siswi langsung dapat melihatnya secara langsung dalam peralatan IFP sehingga pelajar bisa langsung mengetahuinya,” terangnya.
Jurnalis: Anta
Editor: Ulfa Puspa
